Thursday, February 26, 2015

Laporan Kuliah Kerja Nyata STAI Al-Masthuriyah Sukabumi

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program Intra Kulikuler di lingkungan STAI Al-Masthuriyah Sukabumi dan menjadi syarat bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan Program serjana yang dalam pelaksanannya berbentuk pengabdian kepada masyarakat melalu pengamalan ilmu pengetahuan keislaman dan sosial masyrakat yang dilaksanakan oleh para mahasiswa, namun pada kesempatan kali ini Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Mashuriyah ikut serta dalam program pemerintah Gubernur Jawa Barat yang bertema Jabar Maju Bersama Kampus”  maka dari itu STAI Al-Masthuriyah ikut serta dalam program tersebut. Namun pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada kesempatan kali ini STAI Al- Masthuriyah menyusun Tema tentang Pendidikan, yang lebih tepatnya  lagi Pendidikan Kesetaran namun lebih konsen pada Pusat Kegiatan Belajar Masyrakat ( PKBM ).
Pendidikan merupakan hak setiap warga Negara, maka di dalamnya mengandung makna bahwa pemberian layanan pendidikan kepada individu, masyarakat dan warga Negara adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan keluarga. Karena itu, manajemen pembangunan pendidikan harus di desain dan dilaksanakan secara terpadu dan diarahkan pada peningkatan akses pelayanan yang seluas-luasnya bagi warga masyarakat, bermutu, efektif dan efisien dari perspektif manajemen. Pemerintah memiliki tugas dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi warganya sebagai hak warga yang harus dipenuhi dalam pelayanan pemerintahan.
Pembangunan pendidikan merupakan salah satu bagian yang sangat fundamental untuk mendukung upaya-upaya pembangunan di bidang lainnya. Pembangunan pendidikan dikatakan dasar bagi pembangunan lainnya mengingat secara hakiki upaya pembangunan pendidikan adalah untuk membangun potensi manusia yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan di berbagai bidang pembangunan lainnya.
Dalam pembukaan UUD 45 disebutkan bahwa salah satu tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, ini berarti pemerintah memiliki tanggung jawab yang sangat mendasar untuk mencerdaskan bangsanya seoptimal mungkin. Hal ini ditegaskan lebih rinci dalam BAB XII pasal 31 yang menyebutkan bahwa : (1) setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan (ayat 1) dan (2) setiap warga Negara berhak mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya (ayat 2).
     Permasalahan yang berkaitan dengan bidang pendidikan di  Provinsi Jawa Barat  antara lain : (1) Rata rata lama sekolah; (2)  Penuntasan melek aksara latin dan berhitung; (3) Manajemen dan Tutor Pendidikan Anak Usia Dini; (4) Penyelenggaraan pendidikan di daerah terpencil dan tertinggal Manajemen Berbasis Sekolah; (5) program paket A/B/C.
Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Jawa Barat pada tahun 2013 berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat baru mencapai 75,03 dengan rincian Indeks Pendidikan 85,26 %, Indeks Kesehatan 75,00 %,  dan Indeks Daya Beli 64,83 %. Jika dilihat perbandingan pencapaian ketiga indeks itu menunjukkan bahwa indeks pendidikan merupakan komponen IPM yang paling tinggi yaitu 85,26 %. Tampak pada tabel berikut :
Tabel 1
Angka IPM Jawa Barat Tahun 2013 Per Kabupaten dan Kota

NO
KABUPATEN
AMH

KABUPATEN

1
Kab. Bandung
75,45 %
2
Kab. Bekasi
74,90 %
3
Kab. Sumedang
74,40 %
4
Kab. Bandung Barat
73,95 %
5
Kab. Bogor
73,43 %
6
Kab. Purwakarta
73,38 %
7
Kab. Garut
73,00 %
8
Kab. Tasikmalaya
72,94 %
9
Kab. Ciamis
72,71 %
10
Kab. Karawang
72,65 %
11
Kab. Subang
72,27 %
12
Kab. Kuningan
72,21 %
13
Kab. Sukabumi
72,16 %
14
Kab. Majalengka
72,02 %
15
Kab. Cirebon
71,18 %
16
Kab. Cianjur
70,73 %
17
Kab. Indramayu
69,96 %

KOTA

18
Kota Depok
80,15 %
19
Kota Bekasi
77,84 %
20
Kota Cimahi
77,63 %
21
Kota Bandung
77,18 %
22
Kota Sukabumi
76,72 %
23
Kota Bogor
76,72 %
24
Kota Tasikmalaya
76,05 %
25
Kota Cirebon
75,83 %
26
Kota Banjar
72,76 %

IPM Provinsi = 75,03 %

Sumber: RPJMN Provinsi Jawa Barat,Tahun 2014

Dilihat dari pencapaian IPM setiap Kabupaten/Kota terdapat 17 Kabupaten/Kota yang pencapaian IPM nya masih dibawah rata-rata IPM Provinsi, yaitu : (1) Kab. Bogor: (2) Kab. Sukabumi; (3) Kab. Cianjur; (4) Kab. Garut; (5) Kab. Ciamis; (6) Kab. Kuningan; (7) Kab. Cirebon; (8) Kab. Majalengka; (9) Kab. Sumedang; (10) Kab. Indramayu; (11) Kab. Subang; (12) Kab. Purwakarta; (13) Kab. Karawang; (14) Kab. Bekasi; (5) Kab. Bandung Barat; (16) Kab. Tasikmalaya; dan (17) Kota Banjar.
Komponen indeks pendidikan Jawa Barat yang meliputi angka melek huruf (AMH) dan rata-rata lama sekolah (RLS) menunjukkan angka yang bervariasi setiap Kabupaten/ Kotanya. AMH Jawa Barat baru mencapai 97,89 %, ini berarti terdapat 2,11 % penduduk Jawa Barat yang masih buta aksara. Sedangkan RLS Jawa Barat baru mencapai 9,00 %, berarti rata-rata pendidikan penduduk Jawa Barat baru mencapai kelas 3 SLTP.
Dalam mensukseskan pendidikan tersebut bukanlah tugas monopoli pemerintah semata, melainkan tugas pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, karena pendidikan pada hakikatnya merupakan upaya peningkatan kesejahteraan seluruh anggota masyrakat. Agar usaha ini berhasil seoptimal mungkin maka seluruh potensi yang ada pada masyarakat harus digali untuk merealisir terciptanya kemajuan sosial dalam rangka terwujudnya produktivitas kerja.
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan realitas dari salah satu bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa. Diharapkan dengan program ini adanya konsolidasi antara pemerintah dengan masyarakat bersama mahasiswa sehingga mahasiswa dapat mengabdikan dirinya pada masyarakat dan dapat memberi motivasi atau dorongan terhadap masyarakat untuk menunjang suksesnya program pemerintah setempat.
B.       Dasar Landasan KKN
1.    Undang-undang dasar 1945
2.    Undang-undang nomor 2 tahun 1989
3.    Peraturan Pemerintah nomor 30 tahun 1990
4.    Keputusan Menteri Agama nomor 27, 393 dan 407 tahun 1993
5.    Pedoman KKN dari Depertemen Pendidikan dan Budaya, Depertemen Agama dan BKS KKN Jawa Barat
C.      Tujuan
1.    Terwujudnya integrasi dan peranserta civitas akademik STAI                  Al-Masthuriyah Sukabumi dalam memecahkan berbagai masalah yang ada di masyarakat, membina serta mengembangkan kehidupan yang ada di masyarakat.
2.    Terciptanya calon serjana muslim sebagai penerus pembangunan yang lebih menghayati dan memahami permasalahan-permasalahan yang kompleks yang langsung dihadapi masyarakat. Disamping itu mahasiswa dapat belajar langsung menanggulangi permasalahan tersebut secara pragmatis dan interdisipliner.
3.    Mambantu perintah dalam mempercepat proses pembangunan persiapan kader-kader pembangunan perdesaan.
D.      Bidang Garapan 
1.    Bidang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
a.    Melakukan pemetaan Penduduk  yang putus sekolah
b.   Mensosialisasikan PKBM dan Pentingnnya pendidikan kepada warga, melalui majlis taklim di desa Bojong Sawah
c.    Membentuk Kelompok Belajar ( KOPJA) yang  terdekat dengan masyarakat
d.   Melakukan pembenahan keadministrasian
e.    Rekrutment  peserta & Tutor .
2.    Bidang Pendidikan
a.    Melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan dan dinas terkait untuk memanilis biaya pendidkan .
b.   Membantu proses belajar mengajar di sekolah PAUD
c.    Melakukan sosialisasi pentingnnya pendidikan.
d.   Mensosialisasikan bahayanya pergaulan bebas kepada pelajar.
e.    Melakukan pembenahan administrasi perpustakaan
3.    Bidang Keagaman
a.    Memakmurkan mesjid dengan di susun muazdin dan gema sholawat.
b.    Menghadiri pengajian-pengajian
c.    Membantu proses belajar mengajar di Madrasah Diniyah dan pengajian Al-qur’an
4.    Bidang Sosial Ekonomi  Kemasyarakatan (SOSEKMAS)
a.    Mengadakan JUMSIH
b.    Pelatihan Keorganisasian
c.    Pelatihan keterampilan Ibu Rumah Tangga  dan Remaja
d.   Membuat nama gang mesjid jami
E.       Sasaran dan Manfaat yang Diharapkan
1.     Bagi Masyarakat
a.    Membantu masyarakat desa dalam segi pendidikan kesataran ( PKBM) agar mampu bersaing di era modern ini.
b.    Membantu masyarakat desa dalam upaya mencari pemecahan masalah yang mereka hadapi
c.    Membantu masyarakat desa dalam proses pembinaan dan pengembangan potensi dan kader masyarakat di kalangan generasi muda dan pengembangan program latihan, yang pada intinya membentuk usaha-usaha terarah untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dibidang pembangunan desa.
2.    Bagi Mahasiswa
a.    Mamperdalam pengkajian dan penghayatan mahasiswa tentang :
Ø Cara berpikir dan bekerja interdisipliner/lintas sektor
Ø Kagunaan hasil pendidikan bagi kehidupan masyarakat khususnya dikalangan desa
Ø Berbagai masalah pembangunan terutama didaerah pedesaaan
b.    Mendewasakan dalam berfikir mahasiswa untuk melaksanakan setiap pengkajian dan permasalahan yang ada dalam masyarakat secara ilmiah praktis.
c.    Memberi pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program pembangunan masyarakat desa, sehingga kelak apabila telah menjadi serjana sanggup berdiri dan sanggup ditempatkan dimana saja.
d.   Mengembangkan potensi mahasiswa untuk menjadi seorang pembaharu (inovator), pemecah masalah-masalah ( problem solver).
3.    Bagi STAI Al-Masthuriyah Sukabumi
a.    Adanya unpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat, sehingga dapat dijadikan bahan penyempurnaan kurikulum STAI Al-Masthuriyah Sukabumi sesuai denagn pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
b.    Para pemikir memperoleh berbagai kasus yang berharga, sehingga dapat dijadikan bahan pengembangan ilmu pengetahuan.
c.    Mempercepat dan meningkatkan kerjasama antara STAI Al-Masthuriyah dengan pemerintah daerah, intansi pemerintah dan lembaga sosial.
d.   Berbagai cabang keilmuan yang dikembangkan dilingkumgan STAI Al-Masthuriyah  akan dapat dirasakan manfaatnya dalam menggerakan dan mendorong upaya pembangunan.
F.       Stasus
Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilingkungan STAI Al-Masthuriyah Sukabumi merupakan program intra kurikuler dan menjadi syarat bagi setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan program Sarjan STAI dengan bobot kridit 4 SKS, oleh karenanya penilaian kegiatan dan keberhasilan pelaksaan KKN dilakukan terhadap setiap peserta.
G.      Sistematika Laporan
Dalam penyusunan laporan akhir ini kami susun menjadi enam bab yang  memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
Bab I        Pendahuluan, meliputi ; Latar Belakang, Dasar dan Laporan KKN, Tujuan KKN, Bidang Garapan, Sasaran, Manfaat yang diharapkan, Status dan Sistematika Laporan.
Bab II      Gambaran Umum Desa Bojong Sawah, Pokok Pikiran Meliputi ; Letak Geografis, Keadaan Penduduk, Pendidikan, Organisasian dan Lembaga Kemasyarakatan, Analisa Situasi Umum Wilayah Desa Bojong Sawah
Bab III     Inventarisasi Masalah
Bab IV     Program Kerja dan Pelaksaannya
Bab V      Faktor Pendukung dan Penghambat
Bab VI     Kesimpulan dan Saran-saran
Lampiran-lampiran

















BAB    II
GAMBARAN UMUM DESA

A.      Letak Geografis
Luas Wilayah Desa Bojongsawah ± 420.021 Ha. Secara administrasi desa ini terdiri dari 4 dusun , 13 RW, 48 RT dengan batas desa sebagai berikut :
a.     Keadaan Geografis Desa
·      Sebelah timur berbatasan dengan desa Cipurut, Kecamatan Cirenghas
·      Sebelah barat  berbatasan dengan desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes
·      Sebelah selatan berbatasan dengan desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung
·      Sebelah utara berbatasan dengan desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja
b.    Luas  Wilayah             : ± 420.021 H, Terdiri Dari
·      Tanah Sawah          : 221.000 Ha
·      Tanah Pekarangan  : 64.500 Ha
·      Tanah Tegalan        : 134.000 Ha
·      Lain-lain                 : 21.521 H
c.     Keadaan Tofografi Desa
Secara umum keadaan topografi Desa Bojong Sawah adalah merupakan daerah dataran tinggi.
d.    Iklim, Desa Bojong Sawah mempunyai iklim tropis (dua musim).



B.       Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Desa Bojongsawah setiap tahunnya mengalami peningkatan dan untuk akhir tahun 2013 peningkatan penduduk dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
No
Nama Desa
Laki –Laki
Perempuan
Jumlah
1
Bojongsawah
3.561
3.479
7.040
Table 2. Jumlah penduduk tahun 2014
Ini sebagai gambaran kepadatan penduduk pada akhir bulan Desember 2014 sehingga mempunyai ruang lingkup luas wilayah desa 420.021 Ha dibagi oleh  jumlah penduduk 6,353 jiwa, sehingga rata-rata jiwa penduduk desa adalah 42 jiwa/Ha.
REKAPITULASI
HASIL PENDATAAN KELUARGA TAHUN 2014
KABUPATEN SUKABUMI
RT                     :                                                         ( Jumlah RT = 48 )
RW                    :                                                         ( jumlah RW = 13)
DESA               : BOJONG SAWAH                                    ( Jumlah Desa = 1)
KECAMATAN : KEBON PEDES

A.       DATA DEMOGRAFI DAN KB
l.    KEPALA KELUARGA ( KK )
1.        KK laki-laki                                                        : 1158
2.        KK Perempuan                                                   : 427
3.        KK Bekerja                                                        : 1386
4.        KK Tidak Bekerja                                              : 599
5.        KK Kawin                                                          : 1576
6.        KK Tidak kawin ( janda, duda, belum kawin)   : 409
7.        KK tidak tamat SD                                            : 236
8.        KK tamat SD- SMP                                           : 1396
9.        KK tamt SLTA                                                  : 280
10.    KK tamat AK/PT                                               : 73
11.    KK mendapat Kredit Mikro                               : 58
12.    KK tidak dapat kredit mikro                              : 1927
·           JUMLAH RUMAH TANGGA                         : 1737
·           JUMLAH KEPALA KELUARGA                  : 1985

II. JUMLAH JIWA DALAM KELUARGA
1.        Laki-laki                                                             : 3330
2.        Perempuan                                                          : 3384
3.        Jumlah wanita usia subur/ WUS ( 15-49 th)       : 1970

III. JUMLAH KEMATIAN 1 TAHUN TERAKHIR
1.        Ibu hamil / malahirkan                                        : -
2.        Bayi < 1 tahun                                                    : -

IV. JUMLAH ANGGOTA KELUARGA MENURUT KELOMPOK UMUR
1.        Bayi < 1 tahun mengikuti posyandu                  : 106
2.        Bayi < 1 tahun tidak mengikuti posyandu         : -
3.        Balita 1- <5 tahun mengikuti posyandu             : 462
4.        Balita 1-<5 tahun tidak mengikuti posyandu     : 26
5.        Umur 5-6 tahun                                                  : 183
6.        Umur 7-12 tahun                                                : -
a.         Umur 7 – 12 th laki-laki sekolah                 : 462
b.        Umur 7 – 12 th perempuan sekolah             : 414
c.         Umur 7 – 12 th laki-laki tidak sekolah        : 13
d.        Umur 7 – 12 th perempuan tidak sekolah   : 9
7.        Umur 13 – 15 tahun
e.         Umur 13 – 15 laki-laki sekolah                    : 219
a.         Umur 13 – 15 perempuan sekolah               : 211
b.        Umur 13 – 15 perempuan tdk sekolah        : 24
c.         Umur 13 – 15 perempuan tdk sekolah        : 9
8.        Umur 16 – 21 tahun                                           : 595
9.        Umur 22 – 59 tahun                                           : 3563

C.      Kesehatan
Untuk sarana kesehatan di Desa Bojognsawah :
1.         Puskesmas                                                                 : -
2.         Pustu /BP                                                                   : 1 Buah
3.         Dokter Praktik                                                           : 1 Orang
4.         Posyandu                                                                   : 10 Buah
5.         Tenaga Medis/Bidan                                                 : 1 Orang
6.         Jumlah Kader                                                            : 50 Orang
7.         Dukun Beranak                                                         : 8 orang
Ø  Pasangan Usia Subur (PUS)
1.        PUS umur < 20 tahun                                         : 105
2.        PUS umur 20-29 tahun                                       : 362
3.        PUS umur 30-49 tahun                                       : 760
Ø  Peserta KB
1.        Peserta KB Pemerintah                                      : 543
2.        Peserta KB Swasta                                             : 327
3.        Peserta KB Implant yang di cabut tahun ini      : 17
Ø  Bukan Peserta KB
1.        Hamil                                                                  : 62
2.        Ingin Anak Segera                                              : 85
3.        Ingin Anak ditinda                                             : 95
4.        Tidak Ingin Anak Lagi                                       : 115
Ø  Tahapan Keluarga Sejahtera
1.        Keluarga Pra Sejahtera :
a.         Alasan Ekonomi                                          : -
b.        Bukan Alasan Ekonomi                               : -
2.        Keluarga Sejahtera I                                           : 682
a.         Alasan Ekonomi : -
b.        Bukan Alasan Ekonomi                               : -
3.        Keluarga Sejahtera II                                         : 975
4.        Keluarga Sejahtera III                                        : 83
5.        Keluarga Sejahtera III Ples                                : 5

D.      Perekonomian
i.           Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu penunjang pembangunan Desa Bojongsawah sektor yang Mendominasi perekonomian yakni sektor pertanian sebesar 37% , pengrajin 19% , home industri  sebesar 19%, sektor jasa 12% dan lainnya 15%. Sehingga laju pertumbuhan ekonomi di Desa Bojongsawah lainnya terhitung 6.00%. dan untuk pertanian Desa Bojongsawah dapat dilihat pada table dibawah ini:
No
Sektor
Laju pertumbuhan pertahun
Keterangan
1
Pertanian
37 %

2
Pengrajin
19 %

3
Home industry
19 %

4
Jasa
12 %

5
Lainnya
15 %

Jumlah
100 %

Table 3. perekonomian
ii.         Pola Penggunaan Tanah
Pertanahan yang ada di desa Bojongsawah merupakan lahan pertanian, perikanan, dan perkebunan.
No
Sektor
Persentase Penggunaan Tanah
Keterangan
1
Pertanian
56 %

2
Perikanan
15 %

3
Perkebunan
24 %

4
Lainnya
5 %

Jumlah
100

Table 4. Pola Penggunaan Tanah

iii.           Pemilikan Tanah

Di Desa Bojongsawah selain pertanian juga terdapat jenis usaha peternakan, akan tetapi tidak menjadikan jenis usaha yang menjadi utama/unggulan, karena seperti yang tertera dalam tabel berikut :
No
Sektor
Persentase Penggunaan Tanah
Keterangan
1
Kambing
25 %

2
Kelinci
20 %

3
Ayam
35 %

4
Bebek
15 %

5
Lainnya
5 %

Jumlah
100

Table 5. Pemilikan Tanah

iv.           Sistem Usaha Tani di Desa
Untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa maka didesa Bojongsawah terbentuklah lembaga usaha yang di kelola oleh masyarakat petani seperti adanya LKM, Kelompok Usaha Kecil (Home Industri) Poktan, dan Gapoktan.


E.       Pendidikan
Pendidikan adalah salah satu sarana untuk mendidik dan mentarnsfer ilmu pengetahuan kepada anak didik, guna memperoleh ilmu pengetahuan yang menghadapi kehidupan dimasa yang akan datang. Dengan mempunyai ilmu pengetahuan kita akan menjalankan kehidupan dimasa yang akan datang dengan benar dan insya allah mendapatkan ridho dari Allah SWT.
1.    Sarana Pendidikan Desa Bojongsawah :
·         Taman Kanak-Kanak                                               :  2 Buah
·         Sekolah Dasar                                                          :  2 Buah
·         Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)             :  1 Buah
·         Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)                  :  1 Buah
·         Madrasah Diniyah                                                    :  7 Buah
2.     Jumlah Pengajar
·         Kepala Sekolah (PNS)                                             :  2 Orang
·         Guru (PNS)                                                              :  32 Orang        
·         Guru Honorer                                                           :  50 Orang        
F.       Sarana dan Prasarana
Dalam rangka meningkatkan pembangunan desa dan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kemandirian masyarakat sesuai dengan hasil musyawarah maka perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai.
No
Jenis potensi Umum
Jumlah/Volume
Satuan
Ket
1
Gang Jalan Desa dan Kabupaten
24
Km

2
MCK
15
Unit

3
Bendungan
10
Unit

4
Saluran Air
50
Km

5
TPT
25
Km

6
Gorong-gorong
10
Unit

7
Mesjid
17
Unit

8
Majlis Ta’lim
14
Unit

9
Madrasah Diniyah
7
Unit

10
Sekolah Formal
5
Unit

11
Pemakaman
20
Hektar

12
Bak Sampah
13
Unit

13
Poskamling
13
Buah

14
Jembatan
5
Unit

15
Sungai
4
Km

16
Posyandu
10
Buah

17
Paud
7
Unit

18
TPA
6
Unit

19
RA
1
Unit


G.      Data Anggota Keluarga
Laki-laki                                                                         : 3.330
Perempuan                                                                      : 3.384
Jumlah Penduduk Miskin                                               : 2.452 Orang
Jumlah Kepal  Keluarga (KK)                                        : 2.018
Jumlah IH                                                                       : 88   Orang
Jumlah A0                                                                      : 150 Orang
Jumlah A1                                                                      : 678 Orang
Jumlah A2                                                                      : 878 Orang
Jumlah A3                                                                      : 455 Orang
Bekerja                                                                           : 2987
Tidak bekerja                                                                  : 3727
Belum Sekolah                                                               : 690
Masih Sekolah                                                                : 818
Tidak Tamat SD                                                             : 287
Tamat SD                                                                       : 2632
Masih Sekolah SLTP                                                      : 447
Tamat SLTP                                                                   : 655
Masih Sekolah SLTA                                                     : 369
Tamat SLTA                                                                  : 625
Masih Sekolah AK/PT                                                   : 43
Tamat AK/PT                                                                 : 124
S2                                                                                   : 9
S3                                                                                   : 5
Tidak Pernah Sekolah                                                    : 10
Jumlah TKI                                                                    : 324
Rata-rata Usia Perkawinan                                             : 20 Tahun
Negara Tujuan :
·         Arab Saudi                                                         : 284
·         Kuwait                                                               : 12
·         Qatar                                                                  : 4
·         Yordania                                                            : 8
·         Malaysia                                                             : 16
H.      Organisasi dan Lembaga Kemasyarakatan
Organisasi dan lembaga kemasyarakatan yang ada di Desa Bojongsawah kecamatan Ciambar tersusun rapi yang dasar penyelenggaraan organisasi pemerintahan Desa Bojongsawah telah mengeluarkan peraturan Desa Nomor : 01/PEMDES/2013 tentang RJPMDES tahun 2010-2019 dalam RJPMDES tersebut di tetapkan : VISI dan MISI Desa Bojongsawah yaitu :
·         Visi Pemerintahan Desa Bojongsawah yaitu :
“Dengan Kebersamaan Kita Bangun Desa Bojongsawah Menuju Masyarakat Produktif Maju dan Sejahtera”
·         Misi Pemerintahan Desa Bojongsawah yaitu :
Meningkatkan Kualitas Smber Daya Masyarakat Desa Bojongsawah yang Berdaya Guna
1)      Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Berkemampuan Memajukan Masyarakat
2)      Membangun Perekonomian yang Tangguh, Berbasis Potensi Lokal, dan Berwawasan Lingkungan.
Pemerintah desa adalah pemerintahan yang memiliki kewenangan mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat. Pemerintah desa di pimpin oleh seorang kepala desa yang secara taktis operasional dan teknis administratif bertanggung jawab langsung kepada BPD dan memberitahukan pertanggung jawaban tersebut kepada Bupati melalui Camat.
Struktur Organisasi Pemerintahan Desa :
·         Kepala Desa                     : Abun Bunyamin
·         Sekretaris Desa                : E. Iqbal Nasrun Amirullah, S.Pd.I
·         Kaur Pemerintahan          : Irmansyah
·         Kaur Ekbang                    : H. Asep Saepul Fatah
·         Kaur Kesra                       : Dedi Sukardi
·         Kaur Trantib                     : Dedi Muhtadi
·         Bendahara                        : Neneng Nurhasanah, S.Pd.I
Nama Kepala Dususn
·         Dusun Bojongsawah        : Mamur Permana
·         Dusun Cipari                    : Dedi Suherman
·         Dusun Pamoyanan           : Awang Ruswandi
·         Dusun Awilega                : Sajuri


DAFTAR RW DAN RT SEWILAYAH DESA BOJONGSAWAH
PERIODE TAHUN 2007/2014
NO
NAMA KAMPUNG
RW
KETUA RW
RT
KETUA RT



1



Bojongsawah



01



Miftahudin
01
M. Gojali
02
H. Ajang
03
M. U’ang Burhan
04
H. Soheh Iskandar
05
Ma’mur Muhidin
06
Palahudin, S.Ag

2

Lembursitu

02

Eden Munawar
01
Dudin
02
Pipin


3

Tanjungsari dan Tegal
Jambu


03


Nana. S
01
Dundan Mukodas
02
Sutaji
03
Dadang Rodibillah
04
Paridudin


4


Bencoy dan Gintung


04


Drs. Deden. ZM
01
Asep Kosasih
02
Ujang Ruslan
03
Nanang
04
Jaenudin

5

Pangapuandan Ciburahol

05

E. Satibi
01
Abdul Hanan
02
Saepullah
03
Ma’mur


6


Cipari


06


Mujib Achyadi
01
Ahmad Egy
02
H. Dade Abd. K
03
Hasbullah
04
H. Ahyadi

7

Babakan Cirumput

07

Solihin
01
Parman
02
Dandan


8


Pamoyanan


08

H. Maman Sulaeman
01
Aang AZ
02
Udin
03
Unang
04
Ajay Atmawijaya

9

Babakan Pamoyanan

09

Aep Saepudin, S.Ag
01
Herman
02
Arif
03
Usman Sayuti


10


Awilega dan Citangkalak


10


Ucep Pahrudin
01
Dede Taimudin
02
Holiludin
03
Udin
04
Iwan
05
Uloh

11

Ciseupan

11

Dede Hidayat
01
M. Asem
02
Abad Badrudin
03
M. Uti Sayuti


12


Lemburhuma dan Munjul


12


Achmad Suhanda
01
Jenal Arifin
02
Usup
03
Ma’rif
04
Suhendar
05
Acun

13

Babakan Khoer dan
Babakan Kandang

13
Utay
01
Mamat/Otoy
02
Pepe
03
Ato

Keterangan :                                                   
JML : RT  =  48         
           RW = 13
REKAPITULASI

No

Nama Dusun

JML KK
Jumlah Penduduk

Jumlah

Ket
Laki-laki
Perempuan
1
Bojongsawah
389
721
773
1494
15 RT 4 RW
2
Cipari
444
800
851
1651
11 RT 3 RW
3
Pamoyanan
381
762
723
1485
9 RT 3 RW
4
Awilega
439
864
819
1683
13 RT 3 RW
Jumlah
1653
3187
3166
6353
48 RT 13 RW







Data Sarana Infrastruktur Perdesaan
a.       Sarana Jalan
·         Desa
·         Kabupaten
·         Provinsi
b.      Sarana Pendidikan
·         SD/MI
·         SMP/MTS
·         SMU/MAN
c.       Sarana Ekonomi
·         Pasar
·         Toko
·         Warung
d.      Sarana Sosial/Budaya
·         Mesjid
·         Mushola
·         Majlis Ta’lim
·         Balai Pertemuan
e.       Sarana Olah Raga
·         Sepak Bola
·         Bola Volly
·         Bulu Tangkis
f.       Sarana Kesehatan
·         Posyandu
·         Poskesdes
·         Rumah Singgah Bersih
·         Pustu

Ada / 5 km / rusak berat
Ada / 6 km / rusak berat
Ada / 3 km / rusak berat

Ada / SD 2 buah / MI 1 buah
Ada / MTS 1 buah
Ada / 1 buah / swasta

Tidak ada
Ada / 7 buah
Ada / 80 buah / mikro


Ada / 18 buah
Ada / 10 buah
Ada / 18 buah
Ada / 6 buah

Ada / 2 buah
Ada / 2 buah
Ada / 8 buah

Ada / 10 buah
Ada / 1 buah
Ada
Ada

                       
I.       Analisa Situasi Umum Wilayah Desa
Desa Bojongsawah adalah desa yang cukup besar diantara desa yang ada di kecamatan kebonpedes. Desa Bojongsawah berdiri sejak tahun 1940 sampai dengan sekarang desa Bojongsawah sudah dipimpin oleh 15 orang terbaik putra daerah melalui proses demokrasi.


BAB    III
INVENTARISASI MASALAH DI DESA LOKASI

Desa    : Bojongsawah                                                                                                                                    Kecamatan : Kebon Pedes

No

Bidang
Masalah
Potensi Penunjang
Keterangan
1

PKBM

·         Kurangnya sosialisasi dari pihak PKBM
·         Faktor ekonomi masyarakat
·         Administrasi PKBM belum tertata rapi
·         Faktor transfortasi
·         Kerjasama dengan majlis ta’lim, posyandu, remaja mesjid, lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan PKBM
·         Koordinasi dengan pihak PKBM untuk meringankan biaya tersebut
·         Mengadakan pelatihan administrasi
·         Lokasi pembelajaran
·         Koordinasi dengan pihak terkait :
Pengelola PKBM, tokoh ulama, tokoh masyarakat, RT, RW, lembaga pendidikan,  aparat desa
2
Pendidikan
·         Kurangnya kesadaran terhadap pentingnya pendidikan
·         Faktor ekonomi
·         Mensosialisasikan pentingnya pendidikan baik formal maupun non formal
·         Banyaknya bantuan-bantuan baik pemerintah daerah dan pusat

3

Keagamaan
·         Kurangnya kesadaran terhadap pentingnya ilmu agama
·         Kurangnya peran orang tua terhadap anaknya

·         Masjid
·         Pondok Pesantren
·         Tokoh ‘Ulama
·         Remaja Mesjid
·         Majelis Ta’lim

4
Sosial – Ekonomi Masyarakat
·         Kurangnya kesadaran budaya gotong royong
·         Ke-pemuda-an
·         Kurangnya keterampilan ibu rumah tangga
·         Tokoh Masyarakat
·         Remaja Mesjid


Kebon Pedes,                         2014
Dosen Pembimbing,                                                                Pejabat Desa,                                                              Peserta KKN/
Ketua Kelompok


_______________                                                                  _______________                                                      __________________





BAB    IV
PROGRAM KERJA DAN PELAKSANAANNYA
Pada kegiatan KKN Tematik STAI Al-Masthuriyah tahun 2014 ini program kerja yang dibuat antara lain :
1.      Bidang PKBM
Desa    : Bojongsawah                                                                                                                                                Kecamatan : Kebon Pedes

No

Bidang

Program Kegiatan

Rincian Kegiatan

Tujuan

Waktu Pelaksanaan
1
PKBM

·         Meningkatkan kualitas dan kuantitas program PKBM


·         Mengadakan diklat tutor dan pengelola
·         Sosialisasi PKBM
·         Rekrutmen peserta PKBM
·         Pemetaan penduduk dalam hal pendidikan

·         Untuk meningkatkan daya pengelolaan PKBM
·         Menginformasikan PKBM
·         Untuk mengetahui jumlah yang akan masuk PKBM
Selama KKN
2
Pendidikan
·         Penyadaran

·         Sosialisasi pentingnya pendidikan
·         Sosialisasi bahayanya pergaulan bebas
·         Pengajaran di sekolah PAUD dan MD
·         Pemetaan administrasi perpustakaan
·         Untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan
·         Menyelamatkan generasi muda
16-18 September 2014
3
Keagamaan
·         Memakmurkan Mesjid
·         Menghadiri pengajian, menyusun muadzin dan gema shalawat
·         Mengukuhkan remaja mesjid
·         Meramaikan masjid
·         Menghidupkan peran pemuda dalam keagamaan
Selama di lokasi KKN
4
Sosial – Ekonomi
·         Gotong royong
·         Keterampilan
·         Ke-pemuda-an
·         Mengadakan JUMSIH
·         Pelatihan ke-organisasi-an
·         Keterampilan
·         Membuat nama-nama gang mesjid jami
·         Membantu pelaksanaan program KKB dan POSYANDU
·         Membuat administrasi data RW
·         Menyadarkan masyarakat pentingnya gotong royong dan kebersihan
·         Menyadarkan pemuda pentingnya sebuah organisasi
·         Meningkatkan keterampilan generasi muda


Kebon Pedes,                         2014

Dosen Pembimbing,                                                                Pejabat Desa,                                                              Peserta KKN/
Ketua Kelompok



_______________                                                                  _______________                                                      ______________


                                                          BAB V
FAKTOR PENUNJANG DAN PENGHAMBAT

A.    Faktor Penunjang
Pada pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STAI Al-Masthuriyah ada beberapa faktor penunjang dalam proses kegiatan program kerja kami dari masing-masing bidang. Adapun faktor pendukung program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami yaitu sebagai berikut :
1.      PKBM :
v  Kerjasama dengan majlis ta’lim, posyandu, remaja mesjid, lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan PKBM
v  Koordinasi dengan pihak PKBM untuk meringankan biaya tersebut
v  Mengadakan pelatihan administrasi
v  Lokasi pembelajaran
2.      Pendidikan :
v  Kerjasama dengan majlis ta’lim, posyandu, remaja mesjid, lembaga pendidikan untuk mensosialisasikan pentingnya pendidikan baik formal maupun non formal
v  Banyaknya bantuan-bantuan baik pemerintah daerah dan pusat
3.      Keagamaan :
v  Masjid
v  Pondok Pesantren
v  Tokoh ‘Ulama
v  Remaja Mesjid
v  Majelis Ta’lim
4.      Sosial Ekonomi Kemasyarakatan
v  Tokoh Masyarakat
v  Remaja Mesjid
B.     Faktor Penghambat
Dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STAI Al-Masthuriyah bukan hanya faktor pendukung saja akan tetapi kami juga menemukan kendala atau faktor penghambat. Namun hal tersebut tidak membuat semangat kerja kami menurun, bahkan semangat kami makin kuat untuk mencapai kesuksesan. Adapun faktor penghambat dari masing-masing bidang kami yaitu sebagai berikut :
1.      PKBM :
v  Kurang adanya koordinasi antara pihak PKBM dengan aparat desa dan masyarakat
v  Masalah biaya yang mahal
v  Lokasi pembelajaran yang jauh
v  Alat transfortasi
2.      Pendidikan :
v  masyarakat yang kurang respon terhadap pendidikan
v  Masih banyak peserta didik yang kurang disiplin
v  Administrasi sekolah yang belum rapi
v  Keadaan perpustakaan yang belum tertata rapi
v  Kurangnya kesadaran pihak sekolah mengenai perpustakaan

3.      Keagamaan :
v  Waktu pengajian yang bersamaan
v  Jarak tempuh ke lokasi yang lumayan jauh
4.      Sosial Ekonomi Masyarakat :
v  Kurangnya kesadaran budaya gotong royong
v  Tingkat keterampilannya masih minim
v  Karang taruna yang tidak aktif


















                                                           BAB VI
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Setelah kami menguraikan dari mulai Bab I sampai Bab V, bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STAI Al-Masthuriyah, telah menyelesaikan program kerja dengan kemampuan yang kami miliki. Alhamdulillah PKBM yang ada di Desa Bojongsawah masih berjalan sebagaimana mestinya, walaupun masih ada permasalahan di dalamnya. Maka kami tarik kesimpulan sebagai berikut :
1.      Program kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlokasi di Desa Bojong Sawah berjalan dengan baik dan lancar, meskipun menemukan berbagai masalah yang sifatnya internal maupun eksternal.
2.      Terselenggaranya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bukti nyata dari dukungan dan keaktifan para aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat setempat dalam menanggapi program kerja kami selama berada di lokasi KKN.
3.      Kehadiran peserta KKN di desa Bojong Sawah merupakan kebanggan tersendiri bagi masyarakat, karena merasa bangga daerahnya menjadi wahana edukasi para kaum akademik dalam menjalankan konsep Tridarma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat dalam mengentaskan permasalahan desa terutama dalam segi kesetaraan pendidikan.
4.      Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Mansyuriah yang ada di Desa Bojongsawah dalam proses pembelajarnya masih aktif, akan tetapi ada permasalahan mengenai biaya yang mahal, dan kurang koordinasi dengan aparat desa dan masyarakat, sehingga minat masyarakat berkurang untuk mengikuti PKBM yang ada di Desa Bojongsawah.
5.      Dalam bidang keagamaan khususnya kerorganisasian remaja mesjid masih terbilang minim keadaan seperti ini di barengi pula dengan kurang aktifnya para DKM mesjid yang berada di desa Bojong Sawah sehingga para remaja yang berada di sekitar mesjidpun kurang mendapat perhatian dari para tokoh agama.
6.      Kurang adanya koordinasi anatar pihak desa dengan masyarakat, dan kedekatannya pun sangat minim, sehingga masyarakat kurang perhatian dari desa itu sendiri.
7.      Mengenai tingkat pendidikan di Desa Bojongsawah sudah cukup baik, akan tetapi dari segi administrasi masih minim.
B.     Saran
Dalam proses kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STAI Al-Masthuriyah yang bertempat di Desa Bojongsawah ini, kami mendapatkan banyak hal yang sangat bermanfaat baik itu dari pengalaman dan pengetahuannya. Kegiatan yang kami lakukan selama 40 hari tentu pasti ada kekurangan dan kelebihan yang kami temukan. Melihat dari kekurangan yang ada maka kami memberikan saran-saran demi kesuksesan dan kemajuan desa Bojongsawah kedepannya. Yaitu :
1.      Lebih di tingkatkan lagi semangat belajarnya bagi peserta PKBM, agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
2.      Dari pihak PKBM agar memberikan keringanan biaya kegiatan belajar kesataraan kepada peserta untuk membantu peserta yang kurang mampu dan demi kemajuan masyarakat Desa Bojongsawah.
3.       Di harapkan kepada pihak PKBM agar terjalin koordinasi dengan aparat desa dan masyarakat.
4.      Hendaknya orang tua lebih berperan aktif dalam mendidik dan membimbing anak-anaknya baik dari ilmu agama dan ilmu pengetahuannya.
5.      Lebih di tingkatkan lagi pembinaan peserta KKN baik dari mulai pembekalan pra-KKN sampai kegiatan KKN selesai.
6.      Agar kelompok KKN terus terjaga kekompakannya, maka hendaknya suvervisor membina, mengontrol serta meningkatkan kunjungannya ke lokasi dan memberi saran-saran sehingga menjadikan motivasi bagi peserta KKN sendiri.
7.      Diharapkan kepada BPKKN agar di tingkatkan lagi perhatian dan pembinaannya terhadap peserta KKN baik secara moril maupun materil.
Mudah-mudahan saran-saran dari kami memberikan manfaat dan motivasi untuk semua pihak yang terkait demi keberhasilan bersama.
Demikian laporan ini kami susun berdasarkan program kerja yang kami susun. Alhmadulillah kami telah melaksanakan sesuai dengan kemampuan yang ada selama kami berada di lokasi KKN.
Semoga perjuangan dan pengorbanan kami senantiasa mendapat ridho dari Allah SWT. 









LAMPIRAN-LAMPIRAN



No comments:

Post a Comment

SURAT LAMARAN KERJA

Sukabumi . 17 Februari 2017 Perihal : Lamaran Kerja Lam     : - KepadaYth : Bapak/ibu Bagian Personalia/HRD PT.  ANGIN RI...